pialadunia2026.cc - Nama Neymar sudah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari kejayaan Timnas Brasil di berbagai turnamen besar. Sejak menjalani debutnya, ia langsung menjelma menjadi simbol harapan baru, melanjutkan warisan legenda seperti Pele.
Kini membela Santos, Neymar bahkan telah mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai top skor sepanjang masa Brasil, dengan torehan 79 gol dari 128 pertandingan. Sebuah pencapaian luar biasa yang menegaskan betapa besar kontribusinya bagi Selecao dalam lebih dari satu dekade terakhir.
Perjalanan Neymar bersama Brasil juga sarat pengalaman di panggung terbesar dunia. Ia sudah tampil di tiga edisi Piala Dunia, meski perjalanannya tidak selalu berjalan mulus—terutama setelah dihantam cedera serius dalam beberapa tahun terakhir.
Kini, menjelang Piala Dunia 2026, masa depan Neymar justru berada di titik paling tidak pasti dalam karier internasionalnya. Keputusan terbaru dari pelatih anyar Brasil, Carlo Ancelotti, yang mencoretnya dari skuad, langsung memicu reaksi emosional dan menjadi sorotan publik sepak bola dunia.
Dicoret dari Timnas, Ancelotti Andalkan Pemain Baru di Timnas Brasil
Keputusan mengejutkan diambil oleh Carlo Ancelotti setelah tidak memasukkan Neymar ke dalam skuad terbaru Timnas Brasil. Padahal, sebelumnya sempat muncul harapan besar bahwa sang bintang akan kembali dipanggil usai pulih dari cedera panjang.
Harapan tersebut bahkan semakin menguat ketika Rodrygo Goes mengalami cedera ACL. Banyak pihak menilai kondisi itu bisa membuka jalan bagi Neymar untuk kembali memperkuat Selecao.
Baca Juga : FIFA Tolak Permintaan Iran Pindah Ke Meksiko, Piala Dunia 2026 Tetap Digelar di Amerika Serikat!
Namun, realitas berkata berbeda. Ancelotti justru memilih arah baru dengan memberikan kepercayaan kepada sejumlah pemain yang tengah bersinar di level klub.
Beberapa nama seperti Igor Thiago, Rayan, dan Gabriel Sara masuk dalam daftar pilihan, menandai adanya regenerasi di tubuh tim nasional. Selain itu, Danilo dan Leo Pereira juga mendapat kesempatan pertama untuk membela Brasil di bawah arahan pelatih asal Italia tersebut.
Keputusan ini menegaskan bahwa Ancelotti tengah membangun fondasi baru bagi Brasil, meski harus mengesampingkan nama besar seperti Neymar dalam prosesnya.
Respons Neymar: Kecewa, Namun Tetap Kuat dan Berjuang
Kekecewaan Neymar jelas terpancar saat mendengar pengumuman skuad terbaru Timnas Brasil. Momen emosional itu terekam saat ia tengah menjalani perawatan, memperlihatkan sisi manusiawi sang bintang.
Duduk di ranjang pijat, Neymar berbicara langsung ke kamera dengan jujur, namun tetap menunjukkan profesionalisme tinggi.
"Hei Ancelotti, bagaimana denganku? Tim nasional baru saja diumumkan. Kami tidak dipanggil. Tentu saja aku sedih. Itulah yang kukatakan kemarin. Aku akan selalu mendukung tim nasional dan semuanya baik-baik saja," ujarnya, seperti dilansir Sportsbible.
Meski kecewa, Neymar menegaskan dirinya tidak akan larut terlalu lama. Fokus utamanya kini adalah bekerja keras dan menjaga performa agar siap jika kesempatan kembali datang.
"Sekarang saatnya untuk terus bekerja, terus meningkatkan kemampuan dalam segala hal, dan jika ada kesempatan, bersiaplah. Aku kecewa, kau tahu, aku sedih. Sekarang aku sedih, tetapi bagiku, ini sudah selesai. Besok aku harus berhenti bersedih. Saya perlu bekerja, berlatih, bermain, jadi jika ada kesempatan untuk berada di Piala Dunia, saya siap," tegas sang penyerang.
Daftar Pemain Timnas Brasil Pilihan Ancelotti
Daftar Pemain Timnas Brasil Pilihan Ancelotti: Meski Tanpa Neymar, Skuad Tetap Memukau
Meski keputusan mengejutkan meniadakan Neymar dari skuad, Carlo Ancelotti tetap meramu timnas Brasil dengan komposisi pemain yang penuh kualitas dan kedalaman.
Di bawah mistar, Brasil mengandalkan kiper papan atas: Alisson, Bento, dan Ederson. Ketiganya memberikan jaminan keamanan bagi lini pertahanan menghadapi pertandingan internasional yang menantang.
Lini belakang pun tak kalah tangguh, dihuni nama-nama berkelas seperti Marquinhos, Bremer, dan Gabriel Magalhaes. Keandalan mereka menjadi fondasi kokoh bagi tim dalam menghadapi serangan lawan.
Baca Juga : Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2026 dan Pembagian Grupnya
Sektor gelandang tetap menjadi kekuatan utama. Casemiro dan Fabinho yang berpengalaman digabungkan dengan talenta muda potensial, menciptakan keseimbangan antara kreativitas dan ketahanan fisik. Kombinasi ini memastikan lini tengah Brasil mampu mengontrol permainan dan membangun serangan secara efektif.
Di lini depan, Brasil tetap tajam. Kehadiran Vinicius Jr, Raphinha, Endrick, dan Gabriel Martinelli menjanjikan kecepatan, teknik, dan daya ledak yang mampu menaklukkan pertahanan lawan. Kedalaman skuad ini menjadi alasan Ancelotti berani mengambil keputusan berani, meninggalkan beberapa nama besar seperti Neymar dan Richarlison, tanpa mengurangi kualitas tim secara keseluruhan.
Daftar Seluruh Pemain Timnas Brasil
Meski tanpa Neymar, Carlo Ancelotti tetap menyusun skuad Brasil dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda berbakat. Berikut daftar lengkap pemain yang dipanggil:
Penjaga Gawang
- Alisson (Liverpool) – Pilar utama di bawah mistar, pengalaman di Liga Inggris dan Liga Champions jadi modal penting.
- Bento (Al Nassr) – Opsi kedua yang siap diandalkan dalam situasi krusial.
- Ederson (Fenerbahce) – Kiper serba bisa dengan distribusi bola yang mematikan dari area sendiri.
Bek
- Alex Sandro (Flamengo)
- Bremer (Juventus)
- Danilo (Flamengo)
- Douglas Santos (Zenit)
- Gabriel Magalhaes (Arsenal)
- Ibanez (Al Ahli)
- Leo Pereira (Flamengo)
- Marquinhos (PSG)
- Wesley (Roma)
Lini belakang Brasil kombinasi antara pengalaman Eropa dan kekuatan lokal, siap menghadapi lawan kuat di Piala Dunia.
Gelandang
- Andrey Santos (Chelsea)
- Casemiro (Manchester United)
- Danilo (Botafogo)
- Fabinho (Al Ittihad)
- Gabriel Sara (Galatasaray)
Lini tengah menggabungkan ketahanan, pengalaman, dan kreativitas. Para gelandang ini jadi kunci pengatur tempo permainan Brasil.
Penyerang
- Endrick (Lyon)
- Gabriel Martinelli (Arsenal)
- Igor Thiago (Brentford)
- Luiz Henrique (Zenit)
- Matheus Cunha (Manchester United)
- Raphinha (Barcelona)
- Rayan (Bournemouth)
- Vinícius Jr (Real Madrid)
- Joao Pedro (Chelsea)
Lini depan tetap penuh ancaman. Kecepatan, kreativitas, dan kemampuan finishing para penyerang ini memastikan Brasil tetap tajam meski tanpa Neymar.
Baca Juga : Iran Negosiasi ke FIFA, Minta Laga Piala Dunia 2026 Dipindah ke Meksiko