pialadunia2026.cc - AC Milan sukses meraih kemenangan penting dengan skor tipis 3-2 atas Torino dalam lanjutan Serie A 2025/2026 yang berlangsung di San Siro, Minggu (22/3/2026) dini hari WIB. Laga berlangsung sengit sejak awal hingga akhir, dengan Rossoneri menunjukkan mental kuat untuk mengamankan tiga poin krusial.
Tambahan poin ini membuat Milan terus menjaga tekanan terhadap rival sekota mereka, Inter Milan, di puncak klasemen. Kini, selisih poin kedua tim hanya terpaut lima angka, menjaga asa Rossoneri tetap hidup dalam perburuan gelar musim ini.
Kemenangan tersebut juga membawa Milan naik ke peringkat kedua klasemen sementara Serie A, posisi yang semakin mempertegas konsistensi mereka sepanjang musim. Fokus berikutnya adalah menjaga momentum saat menghadapi Napoli setelah jeda internasional, dalam laga yang berpotensi kembali menentukan arah persaingan papan atas.
Di sisi lain, hasil ini menjadi pukulan bagi Torino. Il Toro masih tertahan di posisi ke-14 klasemen dan kini hanya berjarak enam poin dari zona degradasi. Situasi ini membuat mereka harus segera bangkit jika tidak ingin terseret ke dalam persaingan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.
Baca Juga : Bukan Kebetulan, Gol Estupinan Sudah Dipersiapkan Sejak Latihan
Babak Pertama Pertandingan Milan vs Torino
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan antara AC Milan dan Torino langsung berjalan dalam tempo tinggi. Tim tamu tampil agresif sejak awal, bahkan mampu menekan Milan secara intens dalam 15 menit pertama.
Peluang emas pertama datang dari sundulan Ardian Ismajli di dalam kotak penalti. Namun, kiper sekaligus kapten Milan, Mike Maignan, menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan krusial yang menjaga gawang tetap aman.
Sempat kesulitan mengembangkan permainan, Milan perlahan mulai menemukan ritme menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-36, Adrien Rabiot melepaskan tembakan keras yang memaksa kiper Torino, Alberto Paleari, bekerja keras untuk mengamankan gawangnya.
Tak lama berselang, San Siro bergemuruh. Strahinja Pavlovic mencetak gol spektakuler lewat tembakan jarak jauh yang sempat membentur mistar sebelum bersarang di gawang Torino. Gol indah tersebut membawa Rossoneri unggul 1-0.
Namun, Torino tidak tinggal diam. Mereka langsung meningkatkan intensitas serangan dan terus menekan pertahanan Milan. Duván Zapata hampir menyamakan kedudukan, tetapi kembali digagalkan oleh Maignan melalui penyelamatan jarak dekat yang luar biasa.
Usaha keras tim tamu akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum. Sepakan Nikola Vlašić sempat ditepis ke tiang oleh Maignan, tetapi bola liar langsung disambar Giovanni Simeone untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Babak pertama pun ditutup dengan skor imbang, setelah duel sengit yang memperlihatkan kualitas dan determinasi tinggi dari kedua tim.
Baca Juga : Estupinan Bobol Gawang Inter Milan: Gol Ini Sangat Penting dalam Karir Saya!
Babak Kedua Pertandingan Milan vs Torino
Memasuki babak kedua, AC Milan langsung tampil lebih dominan dan agresif. Tekanan yang mereka bangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-54, ketika Adrien Rabiot mencetak gol keduanya. Ia sukses memanfaatkan umpan matang dari Christian Pulisic di depan gawang untuk membawa Rossoneri kembali unggul.
Momentum Milan terus berlanjut. Tak lama berselang, kelengahan lini belakang Torino dimanfaatkan dengan baik oleh Youssouf Fofana. Tembakannya sempat disentuh oleh kiper Alberto Paleari, namun bola tetap meluncur masuk ke gawang dan mengubah skor menjadi 3-1.
Meski tertinggal dua gol, Torino tidak menyerah begitu saja. Giovanni Simeone hampir mencatatkan brace, tetapi lagi-lagi Mike Maignan tampil luar biasa dengan penyelamatan refleks yang menggagalkan peluang emas tersebut.
Ketegangan memuncak dalam 10 menit terakhir pertandingan. Wasit menunjuk titik penalti setelah melihat tayangan VAR, menyusul pelanggaran Strahinja Pavlovic terhadap Simeone di dalam kotak penalti. Nikola Vlašić yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna, memperkecil skor menjadi 3-2.
Di sisa waktu pertandingan, Milan harus menghadapi tekanan bertubi-tubi dari Torino yang berusaha menyamakan kedudukan. Namun, dengan pertahanan yang solid dan ketenangan dalam mengelola permainan, tuan rumah berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Baca Juga : Pervis Estupinan Jadi Man of the Match Milan vs Inter
Susunan Pemain Milan vs Torino
Pertandingan antara AC Milan dan Torino menghadirkan komposisi pemain terbaik dari kedua tim, dengan kombinasi pengalaman dan energi muda di setiap lini.
AC Milan: Mike Maignan; Strahinja Pavlovic, Koni De Winter, Fikayo Tomori; Davide Bartesaghi, Adrien Rabiot, Luka Modric, Youssouf Fofana, Alexis Saelemaekers; Christian Pulisic, Niclas Fullkrug.
Di bawah arahan pelatih Massimiliano Allegri, Rossoneri mengandalkan keseimbangan antara lini tengah yang solid dan kreativitas di sektor serang.
Torino: Alberto Paleari; Enzo Ebosse, Ardian Ismajli, Saul Coco; Rafa Obrador, Gvidas Gineitis, Matteo Prati, Marcus Pedersen; Nikola Vlašić; Giovanni Simeone, Duván Zapata.
Sementara itu, Torino besutan Roberto D’Aversa tampil dengan komposisi yang menekankan kekuatan fisik dan efektivitas serangan, terutama melalui duet lini depan mereka.
Baca Juga : Hasil Milan vs Inter: Rossoneri Kuasai Derby della Madonnina