pialadunia2026.cc - Barcelona kini berada di persimpangan penting dalam perjalanan mereka di Liga Champions 2025/2026. Lawatan ke markas Slavia Praha menjadi laga krusial bagi Blaugrana, yang harus menang untuk menjaga peluang menembus delapan besar fase liga sekaligus lolos otomatis ke babak 16 besar.

Performa Barcelona di Eropa sejauh ini belum konsisten. Dari enam pertandingan, tim asuhan Hansi Flick baru mengumpulkan 10 poin, posisi yang membuat mereka rawan terlempar ke jalur playoff. Hasil imbang melawan Club Brugge, serta kekalahan dari Paris Saint-Germain dan Chelsea, menjadi penghambat utama langkah Barcelona di kompetisi elite ini.

Kemenangan di Republik Ceko, Kamis dini hari WIB, kini menjadi harga mati. Namun misi itu tidak mudah. Blaugrana harus tampil pincang karena kehilangan Lamine Yamal, salah satu pemain kunci musim ini, yang absen saat tim mencoba bangkit dari kekalahan akhir pekan lalu melawan Real Sociedad di La Liga.

Kehadiran Yamal yang absen jelas meninggalkan lubang kreativitas di lini depan, membuat Flick harus pintar memutar otak agar Blaugrana tetap bisa meraih tiga poin yang sangat krusial ini.

Ini Alasan Yamal Tak Main Lawan Slavia Praha

Ini Alasan Yamal Tak Main Lawan Slavia Praha

Absennya Lamine Yamal sempat memicu kekhawatiran para pendukung Barcelona, tapi kabar baiknya, sang wonderkid tidak mengalami cedera.

Pemain berusia 18 tahun itu harus menepi karena hukuman larangan bermain satu laga. Yamal mengoleksi kartu kuning ketiganya saat Barcelona menang dramatis atas Eintracht Frankfurt pada pertandingan terakhir Liga Champions bulan Desember. Akumulasi kartu tersebut otomatis membuatnya absen di markas Slavia Praha.

Meski tak bisa bermain kali ini, Yamal dipastikan bisa kembali memperkuat Blaugrana saat menjamu FC Copenhagen di Camp Nou pada pertandingan fase liga berikutnya.

Kehilangan Yamal jelas menjadi pukulan besar bagi tim. Musim ini, ia sudah terlibat langsung dalam empat gol Barcelona di Liga Champions dan menjadi salah satu motor serangan paling berbahaya di skuad Hansi Flick. Kehadirannya sangat dirindukan untuk menciptakan kreativitas dan ancaman di lini depan.

Baca Juga : Toni Kroos Menyatakan Barcelona Tak Akan Juara Liga Champions Musim Ini

Masalah Cedera Masih Membayangi Barcelona

Barcelona tidak hanya kehilangan Lamine Yamal karena skorsing, tapi Hansi Flick kini juga harus memutar otak menghadapi deretan pemain inti yang masih berjuang pulih dari cedera.

Gavi, Andreas Christensen, dan Ferran Torres dipastikan absen karena belum fit sepenuhnya. Hal ini membuat pilihan Flick di lini tengah dan lini depan semakin terbatas, sehingga strategi menghadapi Slavia Praha harus dirancang dengan hati-hati.

Namun, ada kabar positif yang sedikit meringankan kekhawatiran. Raphinha sudah kembali masuk skuad setelah pulih dari cedera ringan yang membuatnya absen saat Barcelona kalah di kandang Real Sociedad.

Kehadiran winger asal Brasil ini diharapkan bisa menambal kekosongan kreativitas yang ditinggalkan Yamal, sekaligus memberi variasi serangan tambahan bagi Blaugrana. Raphinha bisa menjadi kunci bagi Flick untuk menjaga konsistensi permainan tim di tengah keterbatasan skuad.

Performa Barcelona Saat Yamal Absen Musim Ini

Menariknya, Barcelona memiliki catatan yang cukup beragam ketika Lamine Yamal absen musim ini. Sang wonderkid telah melewatkan lima pertandingan di semua kompetisi.

Tanpa kehadirannya, Blaugrana tetap mampu meraih kemenangan, seperti saat mengalahkan Newcastle United 2-1 di Liga Champions, serta sukses menaklukkan Getafe, Valencia, dan Real Oviedo di kompetisi domestik.

Namun, ada juga catatan pahit. Pada Oktober lalu, Barcelona sempat dibantai Sevilla 1-4 ketika Yamal menepi akibat cedera pangkal paha, menegaskan betapa besar pengaruh sang pemain muda bagi kreativitas dan daya serang tim.

Baca Juga : 4 Klub Dipastikan Tersingkir dari Liga Champions 2025/2026 Meski Masih Ada Satu Laga Tersisa